Merayakan Ulang Tahun Dalam Kemewahan Nusantara

Selalu ada perayaan dalam setiap ulang tahun, baik besar ataupun kecil. Hanya saja, tidak semua orang tahu cara merayakan ulang tahun dengan cara elegan dan dengan balutan kemewahan nusantara.

Tradisi merayakan ulang tahun telah lazim dilakukan oleh masyarakat dunia sejak ribuan tahun yang lalu. Awal perayaan ulang tahun adalah untuk raja dan dewa. Di zaman Mesir Kuno, tanggal kelahiran Raja Firaun dirayakan berulang-ulang setiap tahunnya. Maklum, masa itu Firaun dianggap masyarakat Mesir Kuno sebagai perwujudan dari Dewa. Tak jauh berbeda yang dilakukan oleh bangsa Yunani, ketika bulan purnama tiba, mereka mempersembahkan kue berbentuk bulan untuk Dewi Artemis dengan beberapa lilin di atas kue. Lilin adalah refleksi cahaya bulan dan kecantikan. Akhirnya tradisi ini dipakai banyak orang untuk merefleksikan ulang tahun sebagai awal kehidupan baru yang lebih bersinar.

Di abad ke-12, bangsa Romawi juga mulai merayakan ulang tahun. Meskipun hanya laki-laki yang boleh merayakan ulang tahun, pada saat itu sudah dikenal tradisi memberi kado. Pada masa itu, kado yang berharga adalah tepung terigu, minyak zaitun, madu, dan keju.

Perayaan ulang tahun mulai menyebar ke seluruh dunia di abad ke-18. Di Eropa, ulang tahun dirayakan sebagai salah satu cara untuk menjaga mereka dari hal-hal yang jahat. Orang yang berulang tahun mengundang teman-teman dan keluarga untuk memberikan doa serta pengharapan yang baik bagi yang berulang tahun. Memberikan kado juga dipercaya dapat memberikan rasa gembira bagi orang yang berulang tahun sehingga dapat mengusir hal-hal jahat tersebut.

IMG_0640
Red Carpet NET. 3.0

Memberikan rasa gembira dalam kemewahan nusantara, niatan itulah yang membawa Bakmi Mewah, bakmi siap saji dengan daging ayam dan jamur asli pertama di Indonesia ikut merayakan ulang tahun NET. yang ke-3 sebagai sponsor utama. Seperti yang kita ketahui, NET. (singkatan dari News and Entertainment Television) adalah sebuah stasiun televisi swasta terestrial nasional di Indonesia yang resmi mengudara pada 26 Mei 2013.

poster-net
Poster NET. 3.0

Seperti halnya di ulang tahun pertama dan kedua, NET. kembali mengundang penyanyi internasional. Setelah Far East Movement, Ne-Yo, Demi Lovato, dan Karmin, di perayaan ulang tahun ketiga NET. mengundang penyanyi internasional Jessie J, Dawin, dan Omi. Bertempat di Sentul International Convention Center (SICC), acara bertajuk NET. 3.0 (Indonesian Choice Award 2016) ini sangat seru dan penuh dengan balutan kemewahan nusantara.

Bakmi Mewah, produk mie cepat saji terbaru yang inovatif dari PT Mayora Indah Tbk. mendukung penuh acara ini. Alasannya tak lain, karena visi dan misi NET. sejalan dengan misi Bakmi Mewah yang ingin menjadi produk cepat saji yang inovatif dan breakthrough dan menjadi bagian dari gaya hidup modern yang dinamis.

IMG_0646
Lorong Menuju Lounge Bakmi Mewah

Tiga jam sebelum acara NET 3.0 dimulai, di lounge Bakmi Mewah digelar acara Bakmi Mewah Grande Moment yang menjadi puncak dari peluncuran Bakmi Mewah di Indonesia. Ketika pertama kali kaki melangkah masuk, saya terkagum-kagum dengan desain lounge Bakmi Mewah. Perpaduan warna hitam dan kuning keemasan membuat lounge ini sangat mewah. Berdasarkan psikologi warna, kuning keemasan melambangkan keagungan, kemewahan, dan kemegahan. Sedangkan warna hitam melambangkan ketegasan dan kekuatan yang solid.

IMG_0647
Panggung di Lounge Bakmi Mewah

Lounge Bakmi Mewah mengingatkan saya pada konsep dalam film Great Gatsby yang diperankan oleh Leonardo DiCaprio. Konsep yang sama kebetulan juga digunakan saat kantor saya merayakan ulang tahun ke-15 bulan November lalu.

IMG_0676
Indy Barends Memandu Acara

Setelah menunggu kurang lebih satu jam, Indy Barends yang juga merupakan Brand Ambassador Bakmi Mewah membuka acara dengan gayanya yang khas: lincah dan spontan. Indy mengaku, sebagai public figure yang sangat sibuk shooting dan menjadi MC, ia butuh penganan yang cepat tapi berkualitas. Dan Bakmi Mewah adalah jawabannya. Baginya, Bakmi Mewah adalah satu-satunya produk bakmi cepat saji yang bisa membuktikan bahwa bakmi ala restoran bisa disajikan dengan mudah dan cepat tanpa harus memangkas kualitas dan bisa mengedepankan kemewahan nusantara.

IMG_0661
Chef Billy Karangi dan Chef Aiko Sarwosri Diwawancarai Media

Duo chef ternama Indonesia, Chef Billy Karangi dan Chef Aiko Sarwosri yang hadir pada acara tersebut ikut merekomendasikan Bakmi Mewah. “Bakmi pada Bakmi Mewah sangat kenyal dan legit. Ini karena perpaduan antara tepung dan telur yang seimbang dan tepat,” jelasnya. Ia menambahkan, “Potongan daging ayamnya kotak-kotak dan konsisten, seperti kualitas restoran. Bakmi Mewah tidak menggunakan penguat rasa buatan.”

IMG_0700
Drama Musikal Bakmi Mewah yang Melibatkan Chef Billy, Chef Aiko, dan Sonia Wibisono

Senada dengan Chef Billy, si cantik Chef Aiko yang banyak mendalami masakan khas Indonesia mengaku kagum pada Bakmi Mewah sebagai bagian dari kemewahan nusantara. “Sebagai pecinta kuliner Indonesia, saya sangat mengagumi inovasi yang ditawarkan Bakmi Mewah. Aromanya sangat menggugah selera,” ungkapnya antusias.

IMG_0713
Menikmati Bakmi Mewah

Sambil menyimak drama musikal unik yang liriknya berisi keunggulan Bakmi Mewah, untuk kali kedua saya mendapat kesempatan untuk menikmati Bakmi Mewah. Tak berubah, Bakmi Mewah tetap menjadi bakmi siap saji terlezat yang pernah saya rasakan. Dengan taburan daging ayam dan jamur asli, Bakmi Mewah memang mengantarkan penikmatnya menuju kemewahan nusantara. Tak salah jika saya menggilai produk dari Mayora sejak kecil.

Sekitar pukul 18.00 WIB, acara di lounge Bakmi Mewah pun berakhir. Saya sempat diminta testimonial tentang kesan menyantap Bakmi Mewah dalam bentuk video. Setelah itu, sebagai salah seorang tamu VVIP, saya dipandu oleh kru NET. untuk masuk ke auditorium SICC karena acara puncak NET. 3.0 akan segera dimulai.

IMG_0724
NET. memang jagonya bikin set desain panggung yang kece

Meskipun tubuh masih lemah karena saya baru saja selesai dirawat di rumah sakit, rasa lelah berganti bahagia. Kapan lagi saya bisa menyaksikan Jessie J, Omi, Dawin, Kahitna, Raisa, dll. secara Live dan GRATIS selain di NET. 3.0. Selain itu, menikmati Bakmi Mewah juga menjadi mood booster tersendiri. Rasanya yang nikmat seakan mampu menghapus lelah dan duka lara. Sangat wajar jika di salah satu modern market di wilayah Depok, Bakmi Mewah pernah habis terjual sebanyak 150 kardus dengan 3.600 kemasan dalam waktu hanya satu jam.

IMG_0739
Penampilan dari Omi membawakan “Cheerleader”

Sepulang dari NET. 3.0, terbersit satu ide di pikiran saya untuk menjadikan Bakmi Mewah sebagai hidangan di hari ulang tahun saya tahun depan. Murah, meriah, tapi mewah dan membawa kemewahan nusantara. #PelitUnited

Advertisements

Melihat Kemewahan Nusantara Dalam Kebaya Peranakan Bersama Bakmi Mewah

Kemewahan nusantara dan keunikan Indonesia tak hanya berupa tempat wisata yang indah dan bangunan-bangunan megah. Rangkaian rancangan kebaya pun juga merepresentasikan indahnya Indonesia.

Setelah membaca tulisan Ria Pentasari dalam buku Chic in Kebaya, saya baru mengetahui bahwa sebenarnya kebaya bukanlah produk asli Indonesia. Kebaya merupakan warisan dari bangsa Arab, Tiongkok, dan Portugis. Kata kebaya sendiri secara etimologi dianggap berasal dari bahasa Arab “kaba”, yang berarti pakaian.

Pada abad ke-15 Masehi, kebaya mulai menjadi pakaian khas perempuan Indonesia, terutama perempuan Jawa. Busana ini terdiri atas baju atasan yang dipadu dengan kain.

Pada pertengahan abad ke-18, muncullah model kebaya Encim, yaitu kebaya yang dikenakan perempuan peranakan Tionghoa di Indonesia, dan kebaya Putu Baru, busana bergaya tunik pendek dengan motif cantik berwarna-warni. Hingga akhirnya, pada abad ke-19, kebaya dikenakan oleh semua kelas sosial. Bahkan kebaya sempat menjadi busana wajib bagi perempuan Belanda yang hijrah ke Indonesia.

Melihat fenomena tersebut, Presiden RI pertama, Ir. Soekarno menetapkan kebaya sebagai busana nasional pada era 1940-an. Sejak saat itu, kebaya menjadi salah satu kemewahan nusantara dan busana tradisional perempuan Indonesia, serta menjadi lambang emansipasi.

Semangat emansipasi itu yang menginisiasi Perhimpunan Kebayaku untuk mengadakan acara bertajuk “Launching Kebaya Peranakan Untuk Indonesia” pada hari Senin, tanggal 25 April 2016 yang bertempat di The Maestro, Plaza Indonesia, Jakarta. Event yang sekaligus merayakan Hari Kartini itu membawa misi menumbuhkan kecintaan terhadap kebaya sebagai jati diri perempuan Indonesia sehingga tetap hidup dan menjadi kebanggaan perempuan Indonesia.

IMG_9484
e-Poster Launching Kebaya Peranakan Himpunan Kebayaku

Bakmi Mewah, sebuah produk mie cepat saji terbaru yang inovatif dari PT Mayora Indah Tbk. mendukung penuh acara ini. Alasannya tak lain, karena cita-cita Perhimpunan Kebayaku sejalan dengan misi Bakmi Mewah yang ingin mengangkat kemewahan nusantara.

IMG_9518
Event Seru yang Mengusung Kemewahan Nusantara

Dalam acara tersebut, Ibu Mien. R Uno menjadi salah satu pembicara. Pendiri Lembaga Pendidikan Duta Bangsa itu memang aktif sebagai pembicara dan pengajar nilai-nilai etika dan pengembangan diri. Beliau pun sangat fasih menjelaskan tentang sejarah dan tata cara mengenakan kebaya.

IMG_9537
Ibu Mien Uno Memberi Penjelasan

Saat melihat Ibu Mien Uno, saya merasakan ada kedekatan emosional. Padahal sama sekali tidak ada ikatan keluarga. Mungkin karena ibu dari pengusaha muda yang juga calon Gubernur DKI untuk pilkada 2017-2022, Bapak Sandiaga Uno, punya keanggunan dan sikap keibuan yang level-nya sangat tinggi. Sehingga tiap melihat Ibu Mien Uno, bawaannya ingin berlari mendekati beliau, lalu memeluk sambil bilang, “NENEEEEK!!”

IMG_9545

Dalam paparannya di acara Launching Kebaya Peranakan, Ibu Mien Uno berkata, “Kalau pakai kebaya itu aksesorisnya jangan berlebihan kayak Pohon Natal.” Touche. Mengingat banyak perempuan dan ibu-ibu yang sekarang ini terlalu lebay dalam mengenakan kebaya. Mereka melupakan esensi bahwa dalam mengenakan kebaya, ada prinsip 3S yang harus diingat, yaitu Sederhana, Serasi, dan Sopan.

Sambil menyimak presentasi tentang jenis-jenis kebaya yang juga disampaikan oleh Ibu Mien R. Uno, untuk pertama kalinya saya mencicipi Bakmi Mewah. Kemasannya yang elegan ternyata berbanding lurus dengan rasanya. Sebagai tukang makan, saya berani mengatakan bahwa Bakmi Mewah adalah bakmi siap saji terlezat yang pernah saya rasakan. Dengan taburan daging ayam dan jamur asli, Bakmi Mewah memang mengantarkan penikmatnya menuju kemewahan nusantara.

IMG_9536
Bakmi Mewah Dan Le Minerale. Makan Siang yang Jadi Ada Manis-Manisnya

Bakmi Mewah adalah bakmi cepat saji pertama di Indonesia yang dibekali dengan potongan daging dan jamur asli yang segar, tanpa bahan pengawet serta MSG buatan. Karena diproses menggunakan teknologi pemanasan steril dari Jepang, sehingga Bakmi Mewah memang benar-benar mewah, terbaik, dan istimewa.

IMG_9535
Launching Website Himpunan Kebayaku

Dalam acara tersebut , Perhimpunan Kebayaku juga merilis website resmi mereka di http://www.perhimpunankebayaku.com. Laman resmi tersebut berisi hasil riset bertahun-tahun baik di dalam dan luar negeri, wawancara dengan berbagai narasumber, baik itu ahli sejarah maupun pakar budaya, tentang kebaya sebagai kemewahan nusantara, mulai dari pengetahuan tentang asal-usul kebaya, sejarah kelahirannya, serta aneka varian kebaya – yang muncul akibat pengaruh budaya di setiap daerah.

Tak ketinggalan, mereka juga mendokumentasikan “kisah” kebaya dalam bentuk buku yang berjudul “Kebaya Negeriku” yang akan segera terbit dalam waktu dekat.

Sayangnya, siang itu saya harus segera kembali ke kantor sehingga tidak bisa menyelesaikan acara hingga tuntas.

Kesimpulan dari tulisan ini adalah jika kebaya berasal dari kata “kaba” yang berarti pakaian, apakah berarti kebaya juga bisa digunakan oleh laki-laki agar Kaum Adam bisa menjadi bagian dari kemewahan nusantara? Entahlah. Just forget it.